Menepis Imej Cabup Purwakarta Drs. H. Padil Karsoma, M.Si Di Pilkada Purwakarta
PURWAKARTA JURNALNEWS - Jelang Pilkada Purwakarta 2018 seluruh Parpol pengusung Pasangan Cabup dan Wabup Purwakarta kini disibukan melakukan koordinasi dan konsolidasi politik. Baik itu antar Parpol Koalisi maupun seluruh Kader dan Pengurus Parpol dari tingkat kabupaten hingga tiap desa di Kabupaten Purwakarta.
Seperti halnya, Pengurus Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Purwakarta gelar silaturahmi antara Calon Bupati Purwakarta Drs. H. Padil Karsoma, M.Si dengan seluruh Pengurus Harian DPC dan 17 PAC PPP se-Kabupaten Purwakarta Sabtu (20/01) bertempat di rumah kediaman H. Padil Karsoma Jalan Raya Citapen KM. 10 Sukatani-Purwakarta.
Drs. H. Padil Karsoma, M.Si selaku Paslon Bupati Purwakarta Periode 2018-2023 yang berdampingan dengan Acep Maman sebagai wakilnya, kini diusung 2 Parpol besar yakni PPP dan PDI Perjuangan.
Pada ajang silaturahmi Cabup Purwakarta H. Padil Karsoma dengan seluruh PH DPC dan PAC PP tersebut, Ketua DPC PPP H. Budi Sopani Muplih, MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosok Cabup H. Padil Karsoma adalah merupakan representasi PPP Kabupaten Purwakarta. Karna, H. Padil selain Cabup yang telah diusung PPP, juga beliau ini secara tidak langsung sudah masuk sebagai Kader PPP. Sehingga, sudah menjadi bagian dari kita agar H. Padil Karsoma betul-betul diperjuangkan untuk menjadi Pemimpin nomer wahid di purwakarta ini."
"Untuk itu, mari kita jalin soliditas dan kebersamaan yang kuat dan kokoh, sehingga dapat mengedepankan misi perjuangan PPP di Pilkada Purwakarta ini, yakni mendukung sekaligus mensukseskan H. Padil Karsoma agar terpilih menjadi Bupati Purwakarta."
Sementara itu, Cabup Purwakarta Drs. H. Padil Karsoma, M.Si menuturkan bahwa perjuangan kita belum usai. Sehingga persoalan Pilkada Purwakarta ini tentu menjadi sebuah perjuangan kita bersama bagaimana bisa membangun politik yang baik dan santun. Masyarakat Purwakarta tentu bakal menilai saya adalah merupakan bagian dari rezim penguasa. Itu memang hal yang realitastis dan imej itu tentu tidak bisa dipisahkan dan menjadi topik aktual bagi semua kalangan masyarakat. Namun, sedianya masyarakat dapat berpikir lebih jauh, karna saya ini kan dilahirkan dari seorang birokrat purwakarta. Akan tetapi, lanjut H. Padil Karsoma, saya yakin itulah bagian dari sebuah dinamika perjalanan politik, sehingga segala halangan dan rintangan dapat ditepis hingga mendekati pendaftaran di KPUD Purwakarta, sehingga saya beserta Jajaran PH DPC PPP dapat menyatukan persepsi bahwa saya jangan mundur sebelum bertempur. Apalagi, mendapat rumor bahwa dalam Pilkada Purwakarta harus terlahir Paslon Bupati/Wabup Tunggal. Tapi, Alhamdulillah, akhirnya dengan sebuah keteguhan jiwa dan ikhlas saya berkomitmen dengan PPP dan PDIP serta tentu atas izin Allah Swt saya jadi mencalonkan bupati,"paparnya.
Pada saat bersamaan seluruh Jajaran DPC dan PAC pun dengan semangat kebersamaan siap berjuang berkoordinasi dengan Pengurus Anak Ranting PPP tiap Desa untuk bersama-sama menciptakan sebuah politik yang baik dan santun demi meraih simpati masyarakat sekaligus ikut mendukung dan memilih pada saatnya hingga H. Padil Karsoma sukses menjadi Bupati Purwakarta nantinya. (Jal)



Post a Comment