Header Ads

Masyarakat Keluhkan Dampak Lingkungan Dari PT. POUYUEN Indonesia


CIANJUR JURNALNEWS - Warga Kp Rahong RT. 03 RW 03, desa sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, cianjur mengeluhkan kondisi selokan yang setiap hujan turun selalu meluap hingga banjir  dan masuk  kerumah warga , yang diduga air meluap berasal dari pembuangan pabrik PT POUYUEN. Kondisi tersebut hingga saat ini belum ada penyelesaian dari pihak terkait.

DN ( 35 ) warga setempat, menuturkan" kondisi ini telah terjadi sejak dibangunnya pabrik ini ketika musim hujan air selalu meluap padahal waktu dulu belum ada Pabrik PT POUYUEN air tidak seperti ini. Namun hingga saat ini belum ada solusinya. 

Menurut warga H. Dudan salah seorang pemilik sawah kp cilandak mengeluh disaat sawahnya sudah tidak bisa di tanami padi dan tidak terairi air dikarenakan tertimbun tanah urugan pembangunan PT. Pou Yuen Indonesia sehingga berdampak sawah yang ditanami menjadi gagal panen dan tidak produktif.

Umar salah satu tokoh masyarakat setempat memaparkan"  Banyak permasalahan yang merugikan masyarakat oleh PT POUYUEN namun terkesan pihak perusahaan tidak peduli dengan kerugian yang diderita oleh masyarakat setempat" paparnya.


Sementara itu Mohamad ALI (Aktivis  Lingkungan) mempertanyakan kelengkapan perijinan PT. POUYUEN Karena diduga untuk perijinannya masih belum lengkap seperti ijin pemanfaatan aset yang digunakan untuk jalan masuk ke Perusahaan PT. POUYUEN dari pihak Balai Pengelola Jalan Nasional, tambahnya sangat menyayangkan kawasan lahan basah sawah produktif seluas kuranglebih 70  hektar berubah menjadi kawasan industri, sementara lahan penggantinya sampai dengan saat ini belum jelas dimana dan berapa luas, Ali juga mempertanyakan kesesuaian Tata Ruang karena menurut informasi yang diterima RDTR nya tengah diusulkan untuk di revisi, sangat aneh bangunan tengah berdiri sementara RDTR nya tengah proses revisi.



Liputan: (Sapta R)

No comments

Powered by Blogger.