PENGURUS DPC JPKP HAMPIR DIPUKULI OLEH HONORER DI DINAS PUPR NIAS UTARA
Foto:Kadis PU Kab. Nias Utara Yulius Zai
Kejadian berawal, saat Kadis PU Kab. Nias Utara Yulius Zai memanggil Efori Gea di Kantornya untuk penjelasan terkait pemberitaan pembangunan Tribun di Kab.Nias Utara yang lagi hangat diberitakan beberapa media baru-baru ini. saat Efori Gea datang penuhi permintaan sang Kadis, Ia menunggu Kadis PUPR di ruang tunggu, seorang pemuda datang hampiri Efori Gea (honor dikantor PU) dan hendak memukul korban, tetapi pegawai yang ada ditempat itu sempat melerai sehingga pukulan pelaku tidak sempat mengenai wajah korban.
Selang kemudian Kadis PUPR, Yulius Zai datang seraya meminta maaf kepada korban atas kejadian tersebut dan pihaknya mengatakan tidak menyuruh pelaku melakukan tindakan tersebut. Selanjutnya Yulius Zai mengajak korban ke ruangannya bersama Kasubag Keuangan Y. Hulu, PPK R. Purba Dinas PU Nias Utara dan pelaku yang biasa dipanggil Charli
Kadis PUPR menjelaskan kepada pegawainya bahwa kedatangan Efori Gea di sini berdasarkan permintaan saya, siapapun yang datang di kantor ini jangan di buat seperti yang telah terjadi ini. Selanjutnya Yulius Zai mengatakan masalah ini kita selesaikan secara kekeluargaan, karena Charli ini adalah anggota saya. Pada saat itu Carli (pelaku) mengakui bahwa itu adalah kesalahannya, dan meminta maaf kepada Efori Gea (korban) dan berdamai secara kekeluargaan.
Dibalik perdamaian masih ada dendam, Esok harinya setelah kejadian di Kantor Dinas PUPR, Rabu (31 01/2018), pelaku atas nama Charli (Honorer di PUPR Nias Utara) yang mengendarai sepeda motor berplat "Merah" melakukan pengejaran terhadap Efori Gea di Desa Botolakha Kec. Tuhemberua sehinggga korban jatuh yang mengakibatkan Ibu Jarinya terluka. Kejadian ini sudah korban laporkan di Polsek Tuhemberua hari itu juga. Tutur Efori Gea kepada sejumlah Wartawan di Lotu (JurnalisNews),
Kamis, (01/02 2018) Ketika dikonfirmasi insan pers dan LSM kepada Kadis PUPR Kabupaten Nias utara melalui selulernya terkait kejadian ini, Yulius Zai berjanji akan bertemu dikantornya hari itu juga jam 16.00 wib untuk klarifikasi kejadian dimaksud. Namun janji Yulius Zai akhirnya tidak ditepati dengan alasan pihaknya sibuk.
Kejadian ini juga telah disampaikan oleh korban kepada Ketua DPD JPKP Nias Utara, Si'Ucok Hulu dan saat di hubungi Pihaknya meminta kepada Bupati Nias Utara agar memberikan pembinaan kepada Yulius Zai supaya Pegawai Honorer di Dinas PUPR itu dapat di arahkan ke jalan yg benar dan Bertanggungjawab atas kejadian dimaksud " Kami mata dan Telinganya Presiden Karena JPKP Tugasnya adalah Mengawal,mendampingi Pembangunan sesuai Nawacita,Trisakti,dan Revolusi Mental Bapak Presiden Ir.Joko Widodo dan kepada Kadis PUPR Nias Utara diminta agar Honorer yg ada di Dinas PUPR di berikan sangsi tegas," ucap si'ucok hulu
Sampai berita ini Naik kemeja Redaksi pihak Dinas PUPR tidak bisa dikonfirmasi awak JurnalNews,berhubung telefon seluler nya tidak aktif.
Liputan: (Ton's /doc)


Post a Comment