Pesan kebangsaan KNPI untuk Bangsa melalui KNPI Goes To Pesantren
CIANJUR JURNALNEWS - DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat (Jabar) mengunjungi pesantren dan tempat Ibadah yang ada di Kabupaten Cianjur, Minngu (25/2/2018). Pada kesempatan tersebut, KNPI berkomitmen penolakan atas politisasi agama bersama seluruh elemen masyarakat baik alim ulama, santri, ta'mir masjid, mahasiswa dan pelajar serta Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP).
Ketua DPD KNPI Cianjur, Supriadi, menjelaskan, saat ini agama serta tempat ibadah seringkali dijadikan ajang berpolitik oleh para peserta pilkada. Tidak sedikit dari mereka, yang lebih memanfaatkan kepentingan agama ketimbang program yang akan dicanangkan.
“Dialog kebangsaan ini sengaja digelar menjelang pilkada, sehingga diharapkan seluruh unsur elemen masyarkat yang hadir bisa sadar jika agama bukan ajang berpolitik,” jelasnya.
Selain itu, kata Supriadi, kehadiran KNPI di lingkungan pesantren dan tempat ibadah juga tak lain untuk menanamkan jiwa kebangsaan. Sebab, di dalam komitmen penolakan politisasi agama, terlibat pemuda dan santri dalam menjaga mesjid serta pesantren sebagai pemersatu bangsa.
“Kita secara bersama seluruh unsur elemen masyarakat sembari berpegangan tangan, mendeklarasikan komitmen ini yang intinya adalah menjaga keutuhan bangsa,” tegasnya.
Sekretaris DPD KNPI Jawa Barat Asep Komarudin dalam sambutannya dalam membuka "Dialog Kebangsaan" di Ponpes Al Ittihad Cianjur mengatakan, "Kenapa KNPI harus turun ke Pesantren ? Kandidat Doktor ini mengatakan bahwa "Pesantren dan Ulama sama-sama dengan Pemuda sejati adalah pendiri bangsa ini, mereka telah berjuang sebelum bangsa ini merdeka, disamping itu, Asep Komarudin mengatakan bahwa "program KNPI Goes To Pesantren" ini adalah pada intinya mengajak para generasi muda mau belajar pada pesantren bagaimana pesantren dan para Ulama menjaga Bangsa selama ini.
Hal senada di ungkapkan Wakil Ketua ICMI Cianjur H. Usep, yang mengapresiasi langkah KNPI yang mencoba memberi solusi kebangsaan ditengah situasi bangsa yang sedang resah dengan berbagai kejadian-kejadian akhir-akhir ini". Lanjutnya, KNPI sebagai simbol dari berbagai Organisasi dan warna yang berhimpun di dalam nya, sangat tepat melakukan melakukan langkah strategis turun ke pesantren dan masjid.
Dialog yang di tutup dengan deklarasikan komitmen ulama, pemuda, satri, pelajar dana mahasiswa ini dalam menjaga keutuhan Bangsa NKRI, menolak segala bentuk politik SARA dan politisasi agama, serta komitmen pemuda & santri menjaga Ulama dan bangsa juga pemuda dan santri menolak segala bentuk politisasi pesantren, Masjid dan rumah ibadah, yg di tunjukkan dengan penandatanganan komitmen tersebut dalam spanduk, sebagai komitmen bersama pada kegiatan KNPI Goes To Pesantren tersebut.
Liputan: ( A Yani )



Post a Comment