Header Ads

ANGGOTA DPR RI FRAKSI PPP, KH ASEP MAOSHUL AJAK KIAI KUNINGAN BIMBING MASYARAKAT


KUNINGAN –JN-  Pemimpin Pondok Pesantren Miftahul-Huda Manojaya Tasikmalaya KH. H Asep A Maoshul Affandy, yang juga sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), mengajak para tokoh masyarakat khususnya para kiai diwilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, untuk bersama-sama membimbing masyarakat dalam berbagai bidang.

Ajakan tersebut disampaikan asep dalam acara kunjungan kerja diluar masa resesnya sebagai anggota DPR RI Fraksi PPP di Pondok Pesantren Mujtama’ul-Huda Desa Kertayasa, Kecamatan Sindangagung, akhir pekan kemarin.

Hadir dalam kunker sekaligus silaturrahmi anggota Komisi IV DPR RI dari Dapil Jabar X tersebut, para sesepuh ulama Kabupaten Kuningan, tokoh masyarakat, para kiayi muda, RT-RW setempat dan juga kepala desa.

Kegiatan kunker KH Asep A Maoshul Affandy di Dapil ini merupakan agenda rutin untuk menyerap aspirasi sekaligus ajang dialog anggota DPR RI bersama masyarakat di daerah pemilihan.

Dalam pemaparannya, Kiai Asep mengajak kepada seluruh tokoh masyarakat untuk mengajak para masyarakat berpikir kreatif dalam segala hal, terutama dalam bidang pertanian. Di era teknologi yang sangat canggih saat ini mengingat ada fasilitas internet sebagai sarana yang mudah untuk mencari referensi pertanian, ia mengaku heran kenapa hal itu tidak banyak dimanfaatkan para petani sehingga kurang produktif.

“Heran saya melihat petani kita sekarang ini. Padahal teknologi sudah canggih, di internet mudah dicari sebagai referensi pertanian, tapi kok petani kita kurang produktif. Kenapa bangsa agraris seperti ini tidak mampu mensejahterakan para petaninya,” sindir Asep seraya sedikit mengeritik pemerintah.

Untuk itu, Asep mengajak masyarakat yang hadir dalam kesempatan silaturrahmi itu untuk terus berinovasi terkait berbagai hal. Ia mencontohkan dalam bidang pertanian  agar para petani menggunakan metode hidroponik yang modern, atau bahkan membuat pupuk secara tradisional.

“Petani kita juga jangan latah, mentang-mentang tetangga untung cabe, eh malah latah tanam cabe semua. Saya juga akan mendorong peran penting penyuluh pertanian, karena dari laporan yang masuk penyuluh sekarang malah aneh, kebanyakan jadi agen obat atau pupuk, bukan mencerdaskan petani kita,” ujar Asep.

Atas ajakan dan arahan dari Kiai Asep tersebut, salah seorang yang juga petani muda di Kuningan Khoerul Fahmi, sangat berterima kasih atas kehadiran anggota DPR RI dari PPP tersebut. Ia pun menyambut baik ajakan Kiai Asep agar para petani memanfaatkan teknologi dalam bertani, sehingga menjadi produktif.

“Terimakasih atas masukan dari ajengan Asep, ini sangat mencerahkan kami sebagai petani di Kuningan. Kami juga sangat berharap banyak agar segala aspirasi kami ini dibicarakan digedung DPR nantinya,” harap Fahmi.

Sementara itu, dialog kemudian melebar dan akhirnya menyinggung soal pilkada serentak 2018, khususnya Pilkada Jabar dan Pilkada Kabupaten Kuningan. KH Asep Maoshul Affandy yang juga selaku pembina Hamida (Himpunan Alumni Miftahul-Huda) Manonjaya Tasikmalaya ini, mengungkapkan dirinya belum melangkah jauh dalam menyikapi Pilkada. Kendati demikian, ia mengaku hingga saat ini terus melakukan analisa dari berbagai aspek untuk kemudian nantinya bisa menentukan sikap arah politiknya, dengan tujuan semata-mata untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Kuningan khususnya.

“Kecendrungan kami belum kepaslon manapun, tapi saat ini kami terus melakukan analisa dari berbagai aspek. Di akhir nanti mudah-mudahan istikharah dari ajengan Kuningan juga dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi masyarakat Kuningan,” Pungkas Asep.




Liputan: (Baehaki)

No comments

Powered by Blogger.