Header Ads

Katanya Rumput Sintetis Islamic Center Indramayu Tidak Boleh Diinjak ?


INDRAMAYU -JN- Katanya Rumput Sintetis Islamic Center Indramayu Tidak Boleh Diinjak ?

Usai dikunjungi Bupati Indramayu Anna Sophanah pada Jumat (02/03/2018) lalu,  rumah ibadah sekaligus tempat wisata religi Islamic Center Abdul Manan Indramayu diserbu masyarakat yang datang dari berbagai wilayah,  baik untuk melakukan selfi atau hanya sekedar ingin melihat megahnya bangunan tersebut.

Namun, sekitar 1 minggu usai dikunjungi Bupati dan dibuka untuk umum, Islamic Center Abdul Manan Indramayu ditutup kembali tepatnya tanggal 10 april 2018.

Menurut Krisdiantoro, salah satu kasi bidang tata bangunan dinas PU/PR Indramayu ketika dikonfirmasi dikantornya, (06/03/2018) mengatakan penyebab ditutupnya Islamic Center Abdul Manan Indramayu untuk umum dikarenakan adanya keberatan dari rekanan pelaksana pembangunan masjid.

"Bangunan tersebut masih dalam pemeliharaan, semenjak dibuka untuk umum pengunjung membludag sehingga banyak fasilitas bangunan yang rusak seperti tanaman, rumput sintetis, maupun kolam." 

"Sehingga pihak pelaksana keberatan dan mengeluh karena harus melakukan perbaikan terus-menerus. Akhirnya diambil keputusan untuk ditutup sementara untuk umum" Jelasnya.

Tetapi, aturan tersebut tampaknya tidak sepenuhnya terlaksana dengan baik. Pasalnya, meski sudah ditutup untuk umum, kawasan Islamic center sering digunakan sebagai tempat prewedding. 

Seperti yang terlihat pada foto diatas, tampak sepasang calon pengantin yang sedang melakukan sesi foto prewedding atau pemotretan yang dilakukan sebelum pernikahan, di atas rumput sintetis Islamic Center Abdul Manan Indramayu tanpa melepaskan alas kaki.

Padahal, saat kawasan tempat ibadah tersebut dibuka untuk umum pun pada bagian rumput sintetis tersebut dijaga oleh security setempat karena tidak boleh di injak,  dan saat memijak lantai Islamic Center diwajibkan melepas alas kaki karena ada batas suci yang nantinya akan digunakan sebagai tempat beribadah.

Terkait kawasan Islamic Center Indramayu dijadikan tempat prewedding, Kris mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

"Pihak dinas tidak tahu adanya prewedding disana, kalau bisa jangan sampai terjadi lagi sesi foto prewedding disana." Kata Kris.

Kris juga mempertanyakan prosedur untuk melakukan pemotretan prewedding di Islamic Center tersebut.  "Itu prosesnya bagaimana, apakah dapat ijin dari pelaksana atau security." Tanya Kris.

Dihari yang sama,Carsono komandan regu (DANRU) petugas keamanan yang sedang piket di Islamic Center Indramayu membenarkan bahwa rumput sintetis tempat tersebut tidak boleh di injak.

"Jika kita (petugas keamanan_red) lihat ada yang menginjak rumput sintetis tersebut, pasti kita larang." Tegasnya

Namun untuk prewedding sendiri diperbolehkan karena sudah mendapat ijin dari H. Masudi selaku selaku sekretaris umum Yayasan Islamic Center Abdul Manan Indramayu atau wakil sekretaris umumnya yaitu H. Sanusi.

"Untuk bisa melakukan prewedding disini (Yayasan Islamic Center Abdul Manan Indramayu_red) tidak perlu membayar, yang penting harus dapat ijin dari pihak sini, kalau tidak ada ijin, siapapun orangnya tidak diperbolehkan masuk area ini. Untuk prewedding diijinkan,  itu semacam toleransi dari pihak Islamic Center." Tandasnya.

Ia mengungkapkan bahwa banyak pasangan calon pengantin yang telah melakukan sesi foto prewedding di Islamic Center Indramayu.
"Memang banyak yang melakukan prewedding disini, tidak hanya satu dua orang. Bahkan jumlahnya tidak terhitung." Ungkapnya.

Carsono juga menerangkan bahwa petugas keamanan hanya menjalankan perintah dari atasannya, sehingga jika masyarakat yang ingin melakukan prewedding sudah dapat ijin, maka petugas keamanan mempersilahkan.

"Kalo security kan menunggu instruksi dari atasan. Mereka minta ijin foto acara resmi dan pribadi, kemudian di acc, baru kami berani mengijinkan. Biasanya yang memberi ijin itu wakil sekretaris umum yaitu H. Sanusi." Terang Carsono.





Liputan: ( EF )

No comments

Powered by Blogger.