Petugas Posko Bencana Sukaperna Mulai Rasakan Dampak Semburan Gas
INDRAMAYU JURNALNEWS - Bencana semburan gas yang terjadi di desa Sukaperna kabupaten Indramayu saat ini mulai mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah. Terbukti dengan adanya 2 tenda sebagai tempat posko kesehatan, BPBD, dan Pemadam kebakaran (Damkar)yang selalu dijaga oleh petugas.
Saat Tim Jurnalnews kembali memantau lokasi bencana semburan gas, jumat (19/01/18) terlihat beberapa petugas sedang berjaga di lokasi tersebut salah satunya Sukarno, perawat dari puskesmas Tukdana. Kepada Jurnalnews, Sukarno mengatakan bahwa sejak mendapat instruksi dari atasannya bertugas di desa sukaperna, ia kerap merasa pusing akibat bau dari semburan gas tersebut.
"Waktu awal jaga disini (Sukaperna_red) baru beberapa jam saya langsung merasa pusing dan mual, mungkin akibat dari menghirup bau gas yang cukup menyengat ini, bahkan hal serupa di alami beberapa petugas kesehatan lain" jelasnya.
"Warga sini mungkin sudah biasa menghirup bau seperti ini, jadi tidak merasakan mual dan pusing lagi, namun saluran pernapasan atas mereka pasti terganggu. Karena memang sudah banyak keluhan dari masyarakat yang datang berobat ke posko itu ialah ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan atas)."Katanya.
Selain tim medis, petugas pemadam kebakaran juga selalu siap siaga berada dilokasi. Salah seorang petugas damkar menyebutkan bahwa selama bertugas jaga di posko sukaperna ia kerap memperhatikan tingkat semburan gas yang keluar dari titik-titik semburan dengan aktivitas sumur Pertamina.
"Kalau saya perhatikan jika pertamina EP sedang ada aktifitas maka semburan gas yang tersebar di pemukiman warga akan semakin menguat, namun berbeda jika Pertamina EP tidak melakukan aktifitas, semburan gas di pemukiman warga akan mereda" Ungkapnya.
Liputan: (Nr)

Post a Comment